
CS, Surabaya – Mengunjungi salah satu warisan budaya di Surabaya, Punden Mbah Singo Joyo yang terletak di Kelurahan Made, Sambikerep, Surabaya. (29/9/2024).
Made merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Sambikerep, Surabaya. Kampung Made terkenal dengan punden Mbah Singo Joyo, seorang tetua yang diyakini masyarakat setempat sebagai sosok yang babat alas kampung Made.
Juru kunci punden Mbah Singo Joyo, menyampaikan punden ini berdiri sejak tahun 1945, bulan maulud atau tanggal 17 Agustus.
“Mulane simbole merah putih (karena itu disimbolkan dengan merah putih) jadi penyemangat merebut kemerdekaan,”Kini, masyarakat Made menggunakan punden ini sebagai tempat berziarah dan pusat kegiatan-kegiatan desa. Misalnya sedekah bumi, ludruk, wayang, campur sari, dan gulat,” tuturnya.
Pak Breng sapaan setiap hari nya menambahkan di kawasan punden, ada pendapa yang digunakan untuk menjamu tamu atau sebatas bersantai dan di samping kiri punden terdapat balai kelurahan Made dan di samping kanannya terdapat panggung kesenian. Sehingga letak punden strategis dengan masyarakat dan menjadi alasan punden Mbah Joyo sering dikunjungi banyak orang.
Pada Jumat legi, para kiyai tokoh masyarakat, dan warga menggelar tahlil dan doa bersama untuk keberkahan Mbah Singo Joyo dan keselamatan untuk masyarakat Made.
“Setiap hari pun banyak yang berziarah, yang datang ke sini dari Jawa Tengah hingga Jawa Barat,” ungkapnya.
Empat tumpeng Raksasa di arak keliling desa ada yang di naikan mobil dan ada yang di dorong menuju Punden dan di ikuti pawai Budaya Di lokasi punden pun diisi acara campur sari warga yang datang asik berjoget lagu lagu campursari, empat gunungan tumpeng Raksasapun setelah tiba di punden lalu di doakan oleh sesepuh punden habis dalam hitungan Menit.
Salah satu pengunjung menyampaikan,”Saya bangga bisa mendapat kan hasil tumpeng Raksasa yang sudah di doakan oleh sesepuh Punden semoga kampung desa made bisa terhindar dari balak dan bencana,” kata Sulis, sambil membawa hasil tumpeng Raksasa.
Ketua panitia Bagus Mahar Fatih.SH dalam sambutannya,”Kami merasa bangga acara kali ini berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun diri nya berterima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat dalam acara Ruwat Desa dan tak lupa kepada seluru sponsor dan donatur yang membantu jalan nya acara ini semoga acara ini bisa terus berjalan hingga anak cucu kita kelak dan bisa menjadi pembelajaran terhadap anak”muda yang ada di desa Made ini,” ujarnya. (M.m/Wy)