
CS, Surabaya – Sebanyak 20 mahasiswa asing UPN Veteran Jatim dari berbagai negara yang tengah mengikuti program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) di UPA Bahasa UPN “Veteran” Jawa Timur melakukan kegiatan Darmawisata dengan tema “Cultural Immersion and Global Perspectives at Kampung Majapahit” Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong, Mojokerto pada tanggal 23 Nopember 2024.
Kegiatan Darmawisata tersebut dilakukan untuk memperkenalkan para mahasiswa asing pada kekayaan sejarah dan budaya di Kampung Mojopahit, sekaligus menjelajah keberagaman budaya dan tradisi melalui serangkaian aktivitas menarik. Sehingga selain belajar di kampus, mahasiswa asing juga berkesempatan belajar mengenai aspek kebudayaan lokal.
Kepala UPA Bahasa UPN Veteran Jatim, Syifa Syarifah Alamiyah, M.Commun. mengatakan bahwa kegiatan kunjungan budaya dan sejarah ini merupakan rangkaian program pembelajaran Bahasa Indonesia. Menurutnya kegiatan ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa asing untuk mengenal secara langsung sejarah, kebudayaan dan nilai-nilai masyarakat Indonesia sekaligus untuk berinteraksi dan mempraktekan bahasa Indonesia yang telah dipelajari.
“Kegiatan kunjungan budaya ke Kampung Mojopahit ini merupakan bagian dari pembelajaran program BIPA yang diikuti oleh mahasiswa asing, tujuannya supaya mahasiswa dapat mengenal sejarah, nilai dan tradisi masyarakat Indonesia dan praktek bahasa, bukan hanya berdasarkan pembelajaran di kelas saja, tetapi juga melihat dan merasakan secara langsung aspek-aspek tersebut. Berkunjung ke museum dan beberapa situs untuk melihat sejarah Majapahit, melihat pengrajin seni patung, mencoba bermain gamelan dan aktivitas lainnya”
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Sanggar Bagaskara, rombongan di sambut dengan suguhan Tari Ganongan, kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan tentang seni patung di kampung Mojopahit yang dipandu oleh Supriyadi pemilik sanggar Bagaskara sekaligus penggagas pembentukan Kampung Majapahit. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Situs Siti Inggil yang dipercaya sebagai makam Raden Wijaya, Raja pertama Kerajaan Majapahit. Kemudian dilanjutkan ke Maha Vihara Mojopahit untuk melihat Patung Buddha Tidur raksasa. Para mahasiswa asing ini kemudian diajak berkeliling desa Bejijong dengan menggunakan kereta kelinci untuk kemudian melakukan aktivitas menganyam, membuat tembikar dan belajar karawitan.
Mahasiswa asing bersama pengajar dan Kanca BIPA berkesempatan belajar karawitan, mereka terlihat sangat antusias dan merasa puas ketika akhirnya berhasil memainkan satu penggalan lagu. Nedhaal, mahasiswa asal Yaman mengatakan, “ini adalah bagian terbaik dari perjalanan ini, aku senang bisa memainkannya (karawitan)”. Lebih lanjut Abbas, mahasiswa asal Afghanistan mengatakan bahwa Ia terkesan dengan keramahan masyarakat sekitar “Kunjungan ke Mojokerto ini merupakan pengalaman yang sangat indah dan tak terlupakan, mengunjungi candi bersejarah, berbicara dengan masyarakat lokal, bermain games, sungguh menakjubkan. Pengalaman melakukan perjalanan bersama teman-teman juga menyenangkan dan orang-orang lokal disini juga sangat ramah”
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh 20 mahasiswa asing yang berasal dari berbagai negara yakni, Pakistan, Bangladesh, Yaman, Burkina Faso, Gambia, Madagaskar, Afganistan dan Timor Leste, pengelola dan pengajar BIPA, Kanca BIPA (mahasiswa pendamping pembelajaran Bahasa Indonesia), serta staf UPA Bahasa. Mahasiswa asing tersebut merupakan mahasiswa penerima beasiswa UPN “Veteran” Jatim International Scholarship, yang terdiri dari mahasiswa program sarjana dan pascasarjana.(tsb)